Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Minggu, 22 Mei 2011

Fasilitas dan Bahan Baku

Fasilitas dan bahan baku merupakan salah satu proses yang berpengaruh terhadap kelancaran proses produksi di dalam suatu usaha. Apabila didalam proses produksi tersebut mengalami hambatan, maka proses produksi yang dilakukan akan mengalami keterlambatan dan hasil yang di capai pun kurang maksimal/ hal ini tentu akan berdampak pada kegiatan pemasaran. Keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan pun juga kurang maksimal. Oleh karenanya, factor fasilitas dan bahan baku harus di perhatikan secara serius.

Bagi prusahaan industry, persediaan bahan bakudan barang dlaam proses produksi bertujuan untuk memperlancar kegiatan produksi. Bagi perusahaan dagang, persediaan barang dimaksudkan untuk memenuhi permintaan pasar/konsumen, sehingga pada saat konsumen memerlukan barang barang untuk memenuhi kebutuhanya dapat dilayanui sesuai dengan kebutuhan dan kegunaan sesuai tepat waktu. Perusahaan harus memiliki persediaan yang cukup untuk menjaga kelancaran opersinya. Namun demikian, tidak berarti perusahaan harus menyediakan persediaan sebanyak banyak ny, tapi harus disesuaikan dengan waktu produksi, jumlah permintaan dan fluktuasi pasar yang terjadi pada saat pengambilan keputusan persediaan.

Kamis, 12 Mei 2011

Jumat, 06 Mei 2011

Proposal usaha sate keong sawah








TUJUAN DAN MANFAAT
       Tujuan
kami mendirikan usaha ini adalah untuk membantu pak tani menangani hama padi di sawah, dan untuk menambah penghasilan juga mengiritkan obat hama tanaman, pak tani jadi tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya untuk merawat tanamanya.
       Manfaat
Untuk tidak terlalu banyak pencemaran air dan tanah karena banyaknya pestisida yang disemprotkan pada tanaman padi dan pak tani membunuh hama tanaman, padahal itu hal yang buruk bisa mengakibatkan pencemaran air udara dan tanah, itulah manfaat usaha ini.

PEMODALAN
       Modal pokok/bahan baku
      Yaitu keong sawah
       Modal tetap/peralatan
      Arang
      piring
      kipas
      sendok
      pemanggang
       Modal pembantu/variable
      Tusuk sate
      Kacang/bumbu kacang
      Cabe
      Bawang merah/putih
      Garam
      Jahe
      Kecap
      Tomat

PROSES PRODUKSI
       Deskripsi
                Keong sawah yang baru daiambil dari sawah kemudian direbus denagn air yang mendidih hingga keong mudah dipisahkan antara tempurung dan dagingnya setelah itu dicuci hingga bersih kemudian ditiriskan setelah ditiriskan kemudian diirendam dengan bumbu yang sudah disediakan selama 15 menit hingga bumbu meresap kedalam daging keong dan bau amisnya hilang, setelah itu keong ditusuk-tusuk satu tusuk terdiri dari 6 daging keong. Setelah itu dilumuri blueband yang dicampur kecap dan dipanggang diatas pemanggng, setelah matang siapkan di dalam piring siapkan bumbu sate keong yang telah diracik sedemikian rupa, lalu siap disajikan dan disantap

SEGMENTASI PASAR
       Para pengunjung dari luar dan dalam negeri karena tempatnya yang strategis dipinggir sawah dan tempat yang rindang, jadi cocok untuk p[ara pengunjung yag jauh.    
       Strategi pemasaran atau promosi
                Mengupload di internet
                Selebaran
                Spanduk
                Koran
                Radio



ANALISIS BIAYA
       Bahan baku:  5 kg/hari Rp. 500              = Rp. 2.500
       Jumlah                                                     = Rp. 2.500
       Peralatan = Pemanggang:Rp. 5.000        = Rp. 5.000
       Kipas : Rp.1.500                                      = Rp. 1.500
       Piring: Rp. 2.500                                     = Rp. 2.500
       Arang: 2 kg/hari = Rp. 500                      = Rp.  1.000
       Sendok: Rp. 500                                      = Rp.    500                               +
       Jumlah                                                     = Rp. 10.500
       Bahan pembantu :
       kecap : Rp.   3.500                                   = Rp.   3.500
       Bumbu kacang : Rp.5.000                       = Rp.   5.000
       Cabe : ½ kg = Rp. 30.000                       = Rp. 30.000
       Bawang merah : Rp. 5.000                      = Rp.   5.000
       Bawang putih : Rp. 5.000                       = Rp.  5.000
       Jahe : Rp. 1.000                                       = Rp.  1.000
       Garam : Rp. 2.500                                   = Rp.  2.500
       Tusk sate/gulung: Rp. 2.000                    = Rp.  2.000                                +
       jumlah                                                        Rp. 54.000


Proposal usaha bisnis ban vulkanisir







PROPOSAL USAHA KECIL BISNIS BAN VULKANISIR

BAB I
A.    ASPEK UMUM DAN LEGALITAS
1.1 LATAR BELAKANG
Sebagai Negara berkembang, sektor usaha vulkanisir ban merupakan salah satu usaha yang pesat perkembanganya, seiring dengan banyaknya perusahaan-perusahaan dibidang transportasi. Maka usaha sector vulkanisir ban sangat menguntungkan.Krisis moneter juga merupakan salah satu dampak meningkatnya harga kebutuhan.salah satunya dibidang transportasi, harga ban baru yang makin melonjak.
CV. SINAR INDOBAN merupakan perusahaan jasa vulkanisir ban yang telah meraih pasar di kota-kota besar di pulau jawa seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Jogja, Dsb. Seiring dengan meningkatnya permintaan pelayanan jasa vulkanisir ban PT. SINAR INDOBAN.CV. SINAR INDOBAN memberikan pelayanan kepada para perusahaan-perusahan transportasi ke berbagai daerah di Indonesia, Atau bisa dikatakanCV. SINAR INDOBAN akan menyuplai ke daerah-daerah yang membutuhkan banyak ban. baik masih dalam taraf mentah. CV. SINAR INDOBAN juga akan mengekspor ke berbagai daerah yang banyak membutuhkan ban tapi sudah dalam taraf siap pakai.
1.2 KEPEMILIKAN PERUSAHAAN
1.2.1 Susunan Pengurus
Pengurus perusahaan terdiri dari penanam modal aktif dan pasif yang .Susunan pengurus perusahaan adalah sebagai berikut:
1.2.Komisaris utama. : ABDUL RAHMAN SALEH
1.3.Komisaris.             : ADE LUNA
1.4.Direktur                 : OCIN SETIAWAN


1.2.2 Struktur Permodalan.
Modal dasar perusahaan sesuai dengan yang tercantum pada akta notaris adalah sebesar 150.000.000,-
Jumlah modal yang telah di setor pada saat pendirian perusahaan adalah sebesar 150.000.000,- .
1.3 DASAR HUKUM USAHA
CV. SINAR INDOBAN didirikan berdasarkan akta nomor 30, tanggal 19 Desember 2007, dihadapan notaris Ny. Purwasari,SH, di Surabaya.
Identitas, perusahaan adalah sebagai berikut :
Nama                           : CV.SINAR INDOBAN
Alamat Kantor            : Jl. Raya Menganti No 2B, Gresik, JATIM
1.4 JAMINAN KREDIT
Kredit investasi yang di peroleh dari bank atau dari lembaga, keuangan non bank pada prinsipnya akan terjamin atas proyek yang di bangun, meliputi: kredit modal kerja yang di jamin dengan investor dan hasil jual produk ban, sedangkan kredit investasi tetap di jamin dengan bangunan tempat usaha dan surat-surat penting lainya.
BAB II
PEMASARAN
2.1 PENDAHULUAN
Setelah tahun 2005 perusahaan transportasi di Indonesia mulai bermunculan seiring dengan membaiknya keadaan ekonomi. Dengan banyaknya perusahaan transportasi maka produk ban menjadi sangat di butuhkan.Selain mencoba untuk memperbanyak produksi ban kami juga melakukan peningkatan kinerja serta efektifitas kerja dari perusahaan suplei kami. Dengan berjalannya waktu dan bukti pelayanan yang baik yang dapat kami berikan menambah kepercayaan para pelanggan kami, sehingga omset kami semakin bertambah dari waktu ke waktu. Bahkan banyak permintaan yang tidak dapat kami layani karena jadwal yang terlalu padat.
Berdasarkan berbagai pertimbangan, maka CV. SINAR INDOBAN bermaksud akan mengembangkan usahanya, mengingat perkembangan dan prospek bisnis yang selama ini di kelola sangat baik kemajuannya.

2.2 STRATEGI PEMASARAN
CV. SINAR INDOBAN telah melakukan kerja sama dengan berbagai perusahaan yang berhubungan dengan tranportasi,lalu lintas dan bahan produksi. Dimana masing-masing perusahaan saling mendukung dan melaksanakan operasi bisnisnya. Dengan salah satu strategi ini akan membantu memperlancar pemasaran dan juga akan meningkatkan efisiensi perusahaan dalam mencari perusahaan tranportasi baru serta dapat menghambat perkembangan competitor.CV. SINAR INDOBAN akan memperhatikan beberapa masalah yang dapat menghambat perusahaan seperti dengan cara mamberikan pelayanan yang baik kepada konsumen dan peningkatan berbagai hasil produk ban yang sedang dibutuhkan saat ini.
Di samping itu dengan pembuatan brosur-brosur dan di sebarkan ke berbagai wilayah akansedikit menambah pengetahuan orang tentang adanya perusahaan ini. Diskon hargapun akan diperoleh guna menarik peminat untuk disuplei produk-produk dari CV. SINAR INDOBAN.

2.3 MANAJEMEN PEMASARAN
Manajemen pemasaran meliputi:
1. Pemilihan pasar dengan terlebih dahulu mengadakan survey pasar untuk mengetahui potensi pasar dan keinginan konsumen.
2. Melakukan penelitian pasar, pengumpulan data secara terus menerus yang bersifat ringan.
3. Melakukan penelitian pasar berkala yang bersifat berat.
4. Menentukan kebijakan harga jual dan beli dengan memperhitukan biaya operasional dan juga mempertimbangkan saingan dari perusahaan yang sejenis.
Menjaga dan menepati jadwal penyelesaian order ke konsumen serta relasi usaha lainya.
BAB III
PROYEKSI KEUANGAN
3.1 Biaya investasi
Dalam pengembangannya, PT. CAHAYA PAGI memerlukan biaya investasi dan tambahan modal sebesar.
Rincian biaya-biaya investasi tersebut adalah :
ΓΌ Biaya investasi tetap
Biaya investasi bangunan
1. Sewa Tanah & Bangunan               Rp. 15.000.000,-
2. Peralatan kantor                              Rp. 15.000.000,-
3. Peralatan gudang                            Rp 56.000.000,-
4. Bahan produksi                               Rp. 50.000.000,-
Jumlah                                                 Rp.136.000.000,-
3.2 Sumber dana
Pembangunan dan pengembangan CV. SINAR INDOBAN akan dibiayai dengan dana yang berasal dari :
1. Modal awal                                                 Rp. 50.000.000,-
2. Pinjaman Bank atau non Bank        Rp. 100.000.000,- +
T O T A L I N V E S T A S I                         Rp.150 .000.000,-
3.3 Asumsi-asumsi proyeksi keuangan
5.3.1 Biaya operasional
Data biaya operasional tahun 2008 adalah :
1. Biaya general dan administrasi
Gaji dan upah karyawan :
§ Gaji per-bulan                      Rp. 2.400.000,-
2. Administrasi dan umum
§ Alat tulis kantor                   Rp. 200.000,-
§ Transportasi                          Rp. 6.000.000,-
§ Telephone dan Listrik          Rp. 1.500.000,-
§ Administrasi lainnya            Rp. 500.000,-
§ Biaya Pemeliharaan Rp. 9.000.000,-
T O T A L                               Rp. 19.600.000,-
BAB IV
CARA PRODUKSI & PERHITUNGAN LABA RUGI
4.1 Cara Prouksi atau Mendapatkan barang
Untuk mendapatkan ban bekas yang berkualitas sebelum diproses menjadi ban Vulkanisir ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mendapatkan hasil yang berkualitas ;
1. kondisi ban bekas masih layak pakai
2. Tidak mengalami Goresan
3. Ban bekas tidak Kembung
4. Pecah-pecah
Untuk mendapatkan satu unit ban Vulkanisir dengan kualitas tertentu membutuhkan kira-kira 5 Kg Rubber Compound adalah bahan utama pembentuk karet ban.
Daftar harga Rubber Compound menurut kualitas karet yang dihasilkan :
§ HG Rp. 32.500,- /Kg
§ SG Rp. 32.300,- /Kg
§ SG Rp. 30.500,- /Kg
§ BG Rp. 29.500,- /Kg
§ WG Rp. 29.300,- /Kg
§ EG Rp. 26.500,- /Kg
§ CT Rp. 29.350,-/Kg
§ CG HC Rp. 34.500,-/Kg
Dan bahan bakar untuk menghasilkan satu unit ban Vulkanisir membutuhkan sekitar 1 liter Solar dengan Rp. 4.300,-
4.2 Perhitungan Laba Dan Rugi
v Jadi untuk menghasilkan satu unit ban vulkanisir dengan bahan Rubber Compound tipe HG adalah ;
- Ban bekas berkualitas 1000 > Rp. 350.000,-
- Rubber Compound Rp. 162.500,-
- 1 Lt bahan bakar Rp. 4.300,-
Rp. 516.800,-
- Ban bekas ukuran 512 > Rp. 50.000,-
Sedangkan satu unit ban Vulkanisir ukuran 1000 > dijual sebesar Rp. 775.000,- maka dapat diperoleh laba sebesar Rp. 258.200,-
Semoga proposal usaha bisnis vulkanisir ban diatas memberi inspirasi kepada anda untuk wirausaha

Proposal usaha warnet teknologi IT 3











A. NAMA  USAHA
Usaha yang akan dikembangkan diberi nama “GLOBE-Net” dengan badan usaha berbentuk CV yang didaftarkan ke notaris sehingga memiliki badan hukum yang tetap.

B. RENCANA LOKASI USAHA
Rencana lokasi operasional usaha akan ditempatkan di daerah yang lokasinya berada di tengah kawasan penduduk.

C. TARGET PELANGGAN
Target pelanggan warnet ini adalah : pelajar dan mahasiwa disekitarnya. Mereka adalah menggunakan internet untuk mengerjakan tugas sekolah dan hiburan semata, yang frekwensinya cukup tinggi. Umumnya mereka membuka program chatting dan situs-situs lainnya.

D. JENIS USAHA
Jenis  usaha yang direncanakan adalah warnet.
Target kami adalah setiap ada kemungkinan menambah cabang usaha baru, walau tidak menutup kemungkinan pada bulan yang sama ddirikan bebapa cabang usaha sekaligus.

E. PERANGKAT KERAS DAN LUNAK
Perangkat keras yang akan digunakan dalam komputer ini adalah :
·         Komputer Pentium 4 built sebanyak 4 unit, server Pentium core 2 duo 1 unit dan komputer Pentium 4 untuk billing 1 unit beserta perangkat jaringan.
·         Koneksi internet menggunakan Speedy dengan kecepatan 100 Mbps dengan rasio 1:1
·         Sistem operasi yang akan digunakan adalah Windows XP.

F.   MODAL & KEUNTUNGAN
Modal yang kami butuhkan untuk mendirikan warnet ini plus biaya operasional  adalah sekitar Rp 16.562.500,-

G.    BAGI HASIL
Prosentase bagi hasil yang kami tawarkan adalah 40% untuk pemodal dan 60% untuk pengelola, dengan demikian apabila dalam jangka waktu satu bulan laba bersih yang dihasilkan Rp 3.000.000,- maka pemodal akan mendapat
Rp. 1.200.000,- per bulan. Dengan demikian diperkirakan pemodal akan balik modal selama + 16 bulan.

H.  SURAT PERJANJIAN
Demi keamanan investasi, kami menawarkan surat perjanjian yang ditandatangani oleh pemodal dan pengelola dan dibubui materai secukupnya agar mempunyai kekuatan hukum. Ketentuan dasar surat perjanjian kami sertakan dalam lampiran.

I.     PENUTUP
Demikian proposal yang kami buat, semoga langkah ini dapat turut andil dalam memberikan lapangan pekerjaan dan memajukan ekonomi Indonesia. Terimakasih.


Lampiran 1
BIODATA PENGELOLA
I. Data Pribadi
     Nama                                  : Muchammad Ma’mun
Tempat,tanggal lahir           : Lamongan, 4 Maret 1988
     Agama                                : Islam
     Jenis Kelamin                     : Laki-laki
     Status                                 : Belum Menikah
Alamat                               : RT.1 RW.5, Ds. Wanar, Kec. Pucuk , Kab. Lamongan
Telepon                               : 085730777282         
Email                                  : mauns88@ymail.com
Blog                                    : muchamblog.blogspot.com

II.Data Pendidikan
1. MI Manba’ul Ulum Wanar - Pucuk
2. MTs Manba’ul Ulum Wanar - Pucuk
3. SMA Raudlatul Mutta’allimin Babat
    

Lampiran 2
KETENTUAN UMUM USAHA WARNET



Istilah dalam ketentuan ini harus disepakati oleh pemodal dan pengelola, atau bahkan bila perlu dilampirkan dalam surat perjanjian.



1.      Pengertian
a.       Pemodal adalah seseorang atau beberapa orang atau lembaga yang berkewajiban memberikan modal kepada pengelola. Pemodal merupakan pemilik perusahaan. Pemodal mendapatkan bagi hasil sebesar 40% dari laba bersih.
b.      Pengelola adalah seseorang atau beberapa orang yang berkewajiban mengelola usaha ini. Pengelola berhak mendapatkan bagi hasil 60% dari laba bersih. Tugas pengelola adalah melaksanakan pekerjaan manajerial.
c.       Karyawan adalah seseorang atau beberapa orang yang berkewajiban melaksanakan pekerjaan teknis. Karyawan berhak mendapatkan gaji tetap perbulan.
d.      Free Lancer adalah orang yang direkrut untuk melaksanakan pekerjaan tertentu. Freelancer dibayar berdasarkan prosentase dari pendapatan atas pekerjaannya.
e.       OutSourcing adalah pelimpahan pekerjaan kepada pihak ketiga.
f.       Laba bersih adalah omzet setelah dikurangi dengan biaya operasional, biaya defisit dan angsuran sewa ruko.
g.      Biaya operasional adalah biaya yang dikeluarkan untuk operasional perusahaan rutin, antara lain :
·         Gaji karyawan
·         Rekening PAM, PLN. Telepon, akses internet, iuran rutin
·         Biaya service segala peralatan yang rusak
·         Operasional administrasi
·         Biaya promosi
·         Dan semua biaya lain untuk kepentingan perusahaan selain biaya defisit, angsuran sewa ruko, dan pembelian alat.
h.      Defisit adalah nilai barang yang berkurang dalam waktu tertentu, biasanya disebut dengan penyusutan
i.        Biaya defisit adalah dana yang  harus dikeluarkan setiap bulan untuk mengganti nilai barang yang berkurang.
j.        Apabila ada kerusakan aset maka diperlukan biaya untuk memperbaikinya yang terdiri dari :
·         Biaya spare part yaitu biaya pembelian alat baru, biaya ini diambil dari dana defisit
·         Biaya service yaitu biaya jasa perbaikan, biaya ini diambil dari dana pendapatkan kotor pada bulan berjalan dan dalam laporan keuangan masuk sebagai biaya operasional
k.      Pekerjaan dibagi menjadi 2 macam :
·         Pekerjaan manajerial yaitu pekerjaan membuat rancangan strategi perusahaan dan mengatur pekerjaan karyawan.
·         Pekerjaan teknis yaitu pekerjaan yang melaksanakan pekerjaan teknis rutin.

Ketentuan khusus :
  1. Dalam melaksanakan pekerjaan rutin usaha, pengelola berhak mengambil 2 orang karyawan yang digaji perbulan, 1 orang diambil pada saat mulai pendirian perusahaan dan 1 orang lagi setelah 2 bulan berjalan.
  2. Apabila pengelola harus mengerjakan pekerjaan yang bersifat teknis selain dari usaha rental internet, maka pengelola berhak mendapatkan bagi hasil langsung dari pekerjaan tsb, misalnya sebagai trainer, pembuatan software, dan service komputer.


Keterangan :
Semua aset perusahaan ini adalah milik pemodal, dan nilai aset pada saat didirikan harus diusahakan sama nilainya dengan nilai aset setiap bulannya atau setiap tahunnya dengan asumsi tidak ada penambahan modal.

Misalnya aset perusahaan saat pertama kali didirikan berjumlah Rp 100 juta, maka pada bulan ke-12 aset perusahaan juga tetap harus 100 juta dengan asumsi tidak ada penambahan modal.

Bila ada 1 set komputer yang nilai awalnya Rp 2 juta, maka pada pada bulan ke-12 nilai komputer tidak mungkin tetap Rp 2 juta, maka diperlukan biaya penyusutan atau defisit untuk mengganti nilai komputer yang berkurang yang diambil dari pendapatan kotor setiap bulannya sebesar 2,5% dari harga barang. Biaya defisit ini tetap dikelola oleh pengelola.



 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates