Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Jumat, 06 Mei 2011

Proposal usaha warnet teknologi IT 3











A. NAMA  USAHA
Usaha yang akan dikembangkan diberi nama “GLOBE-Net” dengan badan usaha berbentuk CV yang didaftarkan ke notaris sehingga memiliki badan hukum yang tetap.

B. RENCANA LOKASI USAHA
Rencana lokasi operasional usaha akan ditempatkan di daerah yang lokasinya berada di tengah kawasan penduduk.

C. TARGET PELANGGAN
Target pelanggan warnet ini adalah : pelajar dan mahasiwa disekitarnya. Mereka adalah menggunakan internet untuk mengerjakan tugas sekolah dan hiburan semata, yang frekwensinya cukup tinggi. Umumnya mereka membuka program chatting dan situs-situs lainnya.

D. JENIS USAHA
Jenis  usaha yang direncanakan adalah warnet.
Target kami adalah setiap ada kemungkinan menambah cabang usaha baru, walau tidak menutup kemungkinan pada bulan yang sama ddirikan bebapa cabang usaha sekaligus.

E. PERANGKAT KERAS DAN LUNAK
Perangkat keras yang akan digunakan dalam komputer ini adalah :
·         Komputer Pentium 4 built sebanyak 4 unit, server Pentium core 2 duo 1 unit dan komputer Pentium 4 untuk billing 1 unit beserta perangkat jaringan.
·         Koneksi internet menggunakan Speedy dengan kecepatan 100 Mbps dengan rasio 1:1
·         Sistem operasi yang akan digunakan adalah Windows XP.

F.   MODAL & KEUNTUNGAN
Modal yang kami butuhkan untuk mendirikan warnet ini plus biaya operasional  adalah sekitar Rp 16.562.500,-

G.    BAGI HASIL
Prosentase bagi hasil yang kami tawarkan adalah 40% untuk pemodal dan 60% untuk pengelola, dengan demikian apabila dalam jangka waktu satu bulan laba bersih yang dihasilkan Rp 3.000.000,- maka pemodal akan mendapat
Rp. 1.200.000,- per bulan. Dengan demikian diperkirakan pemodal akan balik modal selama + 16 bulan.

H.  SURAT PERJANJIAN
Demi keamanan investasi, kami menawarkan surat perjanjian yang ditandatangani oleh pemodal dan pengelola dan dibubui materai secukupnya agar mempunyai kekuatan hukum. Ketentuan dasar surat perjanjian kami sertakan dalam lampiran.

I.     PENUTUP
Demikian proposal yang kami buat, semoga langkah ini dapat turut andil dalam memberikan lapangan pekerjaan dan memajukan ekonomi Indonesia. Terimakasih.


Lampiran 1
BIODATA PENGELOLA
I. Data Pribadi
     Nama                                  : Muchammad Ma’mun
Tempat,tanggal lahir           : Lamongan, 4 Maret 1988
     Agama                                : Islam
     Jenis Kelamin                     : Laki-laki
     Status                                 : Belum Menikah
Alamat                               : RT.1 RW.5, Ds. Wanar, Kec. Pucuk , Kab. Lamongan
Telepon                               : 085730777282         
Email                                  : mauns88@ymail.com
Blog                                    : muchamblog.blogspot.com

II.Data Pendidikan
1. MI Manba’ul Ulum Wanar - Pucuk
2. MTs Manba’ul Ulum Wanar - Pucuk
3. SMA Raudlatul Mutta’allimin Babat
    

Lampiran 2
KETENTUAN UMUM USAHA WARNET



Istilah dalam ketentuan ini harus disepakati oleh pemodal dan pengelola, atau bahkan bila perlu dilampirkan dalam surat perjanjian.



1.      Pengertian
a.       Pemodal adalah seseorang atau beberapa orang atau lembaga yang berkewajiban memberikan modal kepada pengelola. Pemodal merupakan pemilik perusahaan. Pemodal mendapatkan bagi hasil sebesar 40% dari laba bersih.
b.      Pengelola adalah seseorang atau beberapa orang yang berkewajiban mengelola usaha ini. Pengelola berhak mendapatkan bagi hasil 60% dari laba bersih. Tugas pengelola adalah melaksanakan pekerjaan manajerial.
c.       Karyawan adalah seseorang atau beberapa orang yang berkewajiban melaksanakan pekerjaan teknis. Karyawan berhak mendapatkan gaji tetap perbulan.
d.      Free Lancer adalah orang yang direkrut untuk melaksanakan pekerjaan tertentu. Freelancer dibayar berdasarkan prosentase dari pendapatan atas pekerjaannya.
e.       OutSourcing adalah pelimpahan pekerjaan kepada pihak ketiga.
f.       Laba bersih adalah omzet setelah dikurangi dengan biaya operasional, biaya defisit dan angsuran sewa ruko.
g.      Biaya operasional adalah biaya yang dikeluarkan untuk operasional perusahaan rutin, antara lain :
·         Gaji karyawan
·         Rekening PAM, PLN. Telepon, akses internet, iuran rutin
·         Biaya service segala peralatan yang rusak
·         Operasional administrasi
·         Biaya promosi
·         Dan semua biaya lain untuk kepentingan perusahaan selain biaya defisit, angsuran sewa ruko, dan pembelian alat.
h.      Defisit adalah nilai barang yang berkurang dalam waktu tertentu, biasanya disebut dengan penyusutan
i.        Biaya defisit adalah dana yang  harus dikeluarkan setiap bulan untuk mengganti nilai barang yang berkurang.
j.        Apabila ada kerusakan aset maka diperlukan biaya untuk memperbaikinya yang terdiri dari :
·         Biaya spare part yaitu biaya pembelian alat baru, biaya ini diambil dari dana defisit
·         Biaya service yaitu biaya jasa perbaikan, biaya ini diambil dari dana pendapatkan kotor pada bulan berjalan dan dalam laporan keuangan masuk sebagai biaya operasional
k.      Pekerjaan dibagi menjadi 2 macam :
·         Pekerjaan manajerial yaitu pekerjaan membuat rancangan strategi perusahaan dan mengatur pekerjaan karyawan.
·         Pekerjaan teknis yaitu pekerjaan yang melaksanakan pekerjaan teknis rutin.

Ketentuan khusus :
  1. Dalam melaksanakan pekerjaan rutin usaha, pengelola berhak mengambil 2 orang karyawan yang digaji perbulan, 1 orang diambil pada saat mulai pendirian perusahaan dan 1 orang lagi setelah 2 bulan berjalan.
  2. Apabila pengelola harus mengerjakan pekerjaan yang bersifat teknis selain dari usaha rental internet, maka pengelola berhak mendapatkan bagi hasil langsung dari pekerjaan tsb, misalnya sebagai trainer, pembuatan software, dan service komputer.


Keterangan :
Semua aset perusahaan ini adalah milik pemodal, dan nilai aset pada saat didirikan harus diusahakan sama nilainya dengan nilai aset setiap bulannya atau setiap tahunnya dengan asumsi tidak ada penambahan modal.

Misalnya aset perusahaan saat pertama kali didirikan berjumlah Rp 100 juta, maka pada bulan ke-12 aset perusahaan juga tetap harus 100 juta dengan asumsi tidak ada penambahan modal.

Bila ada 1 set komputer yang nilai awalnya Rp 2 juta, maka pada pada bulan ke-12 nilai komputer tidak mungkin tetap Rp 2 juta, maka diperlukan biaya penyusutan atau defisit untuk mengganti nilai komputer yang berkurang yang diambil dari pendapatan kotor setiap bulannya sebesar 2,5% dari harga barang. Biaya defisit ini tetap dikelola oleh pengelola.



3 komentar:

ferdie mengatakan...

wah informasi nya sangat berguna.. ini baru mantap...
antigaptek

Angga Kuswara mengatakan...

thx u brother... :D

mizwar adriyanto mengatakan...

yang banyak ada gak ?

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates